Ngawi, 7 Agustus 2025 – Untuk meningkatkan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di tengah pasar yang semakin kompetitif, Tim KKN 236 Universitas Sebelas Maret di Desa Rejomulyo Kabupaten Ngawi menggelar Pelatihan Strategi Visual dan Digital dalam Pengemasan dan Pemasaran Produk UMKM. Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Rejomulyo pada Rabu, 6 Agustus 2025 ini dihadiri sekitar 50 peserta, sebagian besar petani jagung dan pelaku usaha kecil.
Pelatihan ini dilatarbelakangi oleh potensi besar Desa Rejomulyo dalam sektor pertanian, khususnya jagung, yang menghasilkan limbah janggel jagung berpotensi diolah menjadi produk turunan bernilai jual tinggi seperti briket. Namun, selama ini tantangan terbesar pelaku UMKM adalah pengemasan produk yang masih sederhana dan pemasaran yang belum memanfaatkan platform digital secara optimal.
Materi pelatihan mencakup pentingnya desain visual produk untuk menarik perhatian konsumen, teknik dasar fotografi produk menggunakan ponsel dan peralatan sederhana, hingga langkah praktis membuka dan mengelola toko online di Shopee. Peserta juga dibimbing membuat deskripsi produk yang menarik dan sesuai target pasar.
“Kami ingin pelaku UMKM di Rejomulyo tidak hanya fokus pada kualitas produk, tapi juga bisa mengemas dan memasarkan produknya secara profesional di era digital,” ujar Alifia Rizki Rhamadani, anggota Tim KKN 236 Rejomulyo sekaligus pemateri pelatihan.
Selain pemaparan materi, kegiatan ini juga dilengkapi dengan sesi praktik langsung. Peserta berkesempatan memotret produk mereka dengan teknik sederhana namun efektif, lalu mencoba membuat akun dan profil toko di Shopee. Beberapa warga bahkan langsung mengunggah foto produk dan menulis deskripsi mereka saat pelatihan berlangsung.
Respon positif terlihat dari antusiasme peserta yang aktif bertanya dan mencoba. “Awalnya saya tidak tahu cara membuat toko online, sekarang sudah bisa dan mau mulai jualan di Shopee,” ungkap salah satu peserta.
Untuk memastikan keberlanjutan program, tim KKN menyediakan panduan ringkas dalam bentuk cetak yang dibagikan kepada seluruh peserta, serta membuka layanan konsultasi bagi warga yang ingin pendampingan lebih lanjut.
Kegiatan ini berjalan lancar berkat dukungan penuh Pemerintah Desa Rejomulyo yang menyediakan fasilitas dan membantu menginformasikan kegiatan kepada warga. Melalui pelatihan ini, diharapkan UMKM di Desa Rejomulyo semakin percaya diri dan mampu memperluas pasar mereka, tidak hanya secara lokal tetapi juga melalui platform digital yang dapat diakses konsumen di berbagai daerah.