Ngawi, 1 Agustus 2025 - Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) UNS kelompok 236 Periode Juli–Agustus 2025 menginisiasi program Menciptakan Budaya Sadar Lingkungan di Masyarakat Desa di Desa Rejomulyo, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi. Program ini berfokus pada edukasi warga tentang pengelolaan sampah sekaligus pemasangan plang edukasi sampah di titik strategis desa.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu (30/7/2025) ini menghadirkan Berlian Bintang Hapsari, mahasiswa UNS, sebagai pemateri. Ia memaparkan dampak negatif sampah yang tidak dikelola dengan baik, mulai dari pencemaran tanah, air, udara, hingga potensi penyakit seperti demam berdarah dan gangguan pernapasan. Selain itu, dijelaskan pula bahaya membakar sampah yang menghasilkan dioksin, zat beracun yang dapat memicu kanker dan menurunkan kualitas udara.
Dalam sesi edukasi, warga diperkenalkan pada jenis-jenis sampah, baik organik, anorganik, maupun B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun), serta metode pengelolaannya. Berlian juga menyampaikan solusi pengelolaan sampah tanpa Tempat Pembuangan Akhir (TPA), antara lain dengan bank sampah, inovasi daur ulang, serta edukasi berkelanjutan di tingkat masyarakat.
Sebagai bentuk implementasi, Tim KKN 236 UNS memasang dua plang edukasi mengenai sampah terurai. Plang tersebut berisi informasi mengenai jenis sampah beserta waktu urai masing-masing, yang diharapkan menjadi pengingat visual bagi warga untuk lebih bijak dalam membuang dan mengelola sampah sehari-hari.
“Kami ingin warga terbiasa memilah dan mengolah sampah sejak dari rumah, agar lingkungan desa tetap bersih dan sehat,” ujar Berlian Bintang Hapsari, pemateri sekaligus anggota KKN 236 UNS, Rabu (30/7/2025).
Kegiatan ini mendapat respon positif dari masyarakat. Warga yang hadir terlihat antusias mengikuti diskusi, mengajukan pertanyaan, serta membagikan pengalaman mereka terkait pengelolaan sampah di lingkungan masing-masing.
Dengan semangat keberlanjutan, Tim KKN 236 UNS berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat Rejomulyo terhadap pentingnya kebersihan lingkungan dan mendorong kebiasaan pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan.