Ngawi, 19 Agustus 2025 — Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta yang tergabung dalam KKN 236 Desa Rejomulyo, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi menginisiasi program Membangun Budaya Membaca melalui Pojok Literasi di SD Negeri 1 Rejomulyo. Program ini resmi dibuka pada Selasa, 19 Agustus 2025, sebagai upaya menumbuhkan minat baca siswa sejak dini sekaligus mendukung tercapainya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin ke-4: Quality Education.
Program ini digagas oleh Ikmal Muhammad Ihsani, mahasiswa UNS sekaligus penanggung jawab kegiatan. Ia menjelaskan bahwa pojok literasi dirancang bukan sekadar ruang penyimpanan buku, melainkan tempat membaca yang menyenangkan, ramah anak, dan bebas dari tekanan. “Kami ingin anak-anak terbiasa membaca dengan suasana santai, seolah sedang bermain. Dengan begitu, minat baca mereka bisa tumbuh lebih alami,” ujarnya.
Dalam kegiatan pembukaan, siswa terlihat sangat antusias. Mereka langsung mencoba membaca koleksi buku yang disediakan dan memenuhi ruangan pojok literasi dengan suasana ceria. Guru dan warga sekolah pun menyambut baik program ini, karena mampu menghadirkan ruang belajar alternatif yang mendorong budaya literasi di sekolah.
Keberhasilan program ini tidak lepas dari dukungan pihak sekolah. SD Negeri 1 Rejomulyo menyediakan ruangan khusus yang difungsikan sebagai pojok literasi, sehingga kegiatan dapat berjalan lancar dan optimal. Kehadiran pojok literasi diharapkan menjadi daya tarik baru dalam proses belajar, sekaligus menjadi langkah awal dalam memperkuat budaya membaca di kalangan siswa.
Dengan adanya program ini, Tim KKN 236 UNS berharap budaya literasi terus tumbuh di sekolah pedesaan, sehingga anak-anak memiliki fondasi pengetahuan yang kuat untuk mendukung masa depan pendidikan mereka.